Teladan Islam | Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua (14)


Berdiri untuk memberi penghormatan kedatangan kedua orang tua merupakan bagian dari sikap berbakti kepadanya. Mengagungkan dan merendahkan diri di hadapan orang tua, menunjukkan sifat kasih sayang, taat dan membuat keduanya senang serta ridha...


Meskipun sebagai seorang anak kita berbuat demikian, jika dibanding dengan jerih payah, pengorbanan dan penderitaan orang tua dalam mengasuh serta mendidik kita dari kecil hingga tumbuh dewasa, siang dan malam mereka tidak pernah merasakan arti tidurnyenyak dan istirahat cukup, maka hal itu sebelum ada artinya.

Oleh karena itu, kita sebagai anak hendaklah setiap saat harus dapat menunjukkan baktinya kepada orang tua, baik dalam aspek dan dimensi kehidupan yang manapun dan kapanpun. Mengingat betapa besar jasa orang tua dalam mengasuh dan membimbing anaknya sejak kecil hingga tumbuh dewasa.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi yang bersumber dari Aisyah. Ia berkata : "Aku tidak pernah melihat seorang yang paling serupa dengan Rasulullah SAW mengenai ketenangan, keagungan dan kecerahan, kecuali Fatimah binti Rasulullah SAW. Apabila dia datang mengunjungi Rasulullah, beliau bangkit menyongsongnya, mencium dan mempersilahkan sang puteri duduk di tempat duduk beliau. Begitu pula sebaliknya, apabila Rasulullah datang mengunjungi si buah hatinya, Fatimah bangun menyongsong beliau, mencium dan mempersilahkan beliau duduk di tempat duduknya."

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : "Sekiranya bersujud kepada selain Allah SWT dibenarkan, maka pasti umat manusia akan aku perintahkan untuk bersujud kepada ibunya."

Pada suatu ketika Nabi Ya'qub mengunjungi Nabi Yusuf yang telah menjadi Raja di Mesir, dia tidak mau berdiri untuk menyongsong kehadiran ayahandanya. Maka seketika itu Allah SWT menurunkan wahyu kepadanya : "Wahai Yusuf, apakah kamu merasa agung sehingga kamu tidak mau menghormati ayahandamu. Demi Kemuliaan dan KebesaranKu, Aku tidak akan memberi keturunan seorang nabi."

Itulah ancaman Allah SWT kepada orang yang tidak mau menghormati orang tuanya. Maka Nabi Yususf kini mau menyambut kedatangan ayahandanya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar