Sejarah Nabi Muhammad SAW | Pengalaman Penting Nabi Muhammad SAW


Ketika berumur 12 tahun, Nabi Muhammad SAW mengikuti pamannya Abu Thalib membawa barang dagangan ke Syam. Sebelum mencapai kota Syam, baru sampai ke Bushra, bertemulah kafilah Abu Thalib dengan seorang pendeta Nasrani yang alim, "Buhaira" namanya. Pendeta itu melihat ada tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad SAW Maka dinasihatilah Abu Thalib agar segera membawa keponakannya itu pulang ke Mekah, sebab dia khawatir kalau-kalau Muhammad SAW ditemukan oleh orang Yahudi yang pasti akan menganiayanya (dalam riwayat lain kaum Yahudi akan membunuhnya) Abu Thalib segera menyelesaikan dagangannya dan kembali ke Mekah...

Sejarah Nabi Muhammad | Kematian Ibu Dan Kakek


Sesudah berusia lima tahun, Muhammad SAW diantarkannya ke Mekah kembali kepada ibunya, Sitti Aminah. Setahun kemudian yaitu sesudah ia berusia kira-kira enam tahun, beliau dibawah oleh ibunya ke Madinah, bersama-sama dengan Ummu Aiman, sahaya Peninggalan ayahnya. Maksud membawa Nabi ke Madinah, pertama untuk memperkenalkan ia kepada keluarga neneknya Bani Najjar dan kedua untuk menziarahi makam ayahnya. Mereka tinggal di situ kira­-kira satu bulan, kemudian pulang kembali ke Mekah. Dalam perjalanan mereka pulang, pada suatu tempat, Abwa' namanya, tiba-tiba Aminah jatuh sakit sehingga meninggal dan dimakamkan di situ juga. (Abwa' ialah nama sebuah desa yang terletak antara Madinah dan Juhfah, kira-kira sejauh 23 mil di sebelah selatan kota Madinah). Betapa sedih hati Muhammad, dari kecil tak mengenal ayahnya kini harus pula berpisah dengan ibunya..

Sejarah Nabi Muhammad | Kelahiran Nabi Muhammad SAW


Di kala umat manusia dalam kegelapan dan kehilangan pegangan hidupnya, lahirlah ke dunia dari keluarga yang sederhana, di kota Mekah, seorang bayi yang kelak membawa perubahan besar bagi sejarah peradaban dunia. Bayi itu yatim, bapaknya yang bernama Abdullah meninggal ± 7 bulan sebelum dia lahir. Kehadiran bayi itu disambut oleh kakeknya Abdul Muththalib dengan penuh kasih sayang dan kemudian bayi itu dibawanya ke kaki ka'bah. Di tempat suci inilah bayi itu diberi nama Muhammad suatu nama yang belum pernah ada sebelumnya. Menurut penanggalan para ahli, kelahiran Muhammad itu pada tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah atau tanggal 20 April tahun 571 M....