Sejarah Nabi Muhammad SAW | Kebijaksanaan Rasul SAW Atas Safwan bin Umayyah




Ketika peristiwa Fathu Makkah, Safwan bin Umayyah yang merupakan musuh Nabi SAW paling gigih, melarikan diri ke Jedah dan bersiap-siap untuk berlayar ke Yaman. Maka, Umair bin Wahab datang kepada Rasul SAW untuk memberitahukan perihal Safwan. Mendengar cerita Umair, beliau memberi maaf dan akan menjamin keamanan Safwan. Umair pun meminta bukti kepada beliau sekiranya Safwan tidak percaya dengan perkataannya. Maka beliau memberikan sorban beliau kepada Umair untuk diberikan kepada Safwan....


Umair pun pergi mencari Safwan hingga ia bertemu dengannya saat siap berlayar. Sambil memperlihatkan sorban Rasul SAW. kepada Safwan, ia berkata: "Sayangilah jiwamu dan janganlah engkau membinasakan dirimu. Sesungguhnya aku datang untuk menyampaikan kabar gembira kepadamu bahwa Rasul SAW. telah memaafkanmu dan menjamin keamanan dirimu."

"Namun aku masih takut atas diriku," jawab Safwan, masih tidak percaya.

"Adapun Rasul SAW jauh lebih bermurah hati dan lebih pemaaf daripada yang engkau kira, wahai Safwan," kembali Umair meyakinkan.

Maka Umair membawa Safwan menghadap Rasul SAW sehingga keduanya berada di hadapan Rasul SAW Safwan berkata, "Orang ini telah menyatakan kepadaku bahwa engkau telah memaafkanku dan menjamin keamanan diriku.

"Benar," jawab Rasul, singkat.

"Jika demikian, berikanlah aku waktu selama dua bulan untuk berpikir dan menentukan pilihan," balas Safwan.

"Tidak, aku akan memberi waktu selama empat bulan kepadamu, wahai Safwan," kata beliau.

Rasul SAW, memberikan maaf kepada musuh-musuh beliau dalam peristiwa Fathu Makkah dan juga memberi mereka bagian harta rampasan perang Hunain untuk menjinakkan dan menenangkan hati mereka.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar