Laman

Cerita Nabi | Nabi Musa As Kembali Ke Mesir


Musa sadar bahwa tidak mustahil orang-orang Mesir masih akan mencarinya. Maka Ia menempuh perjalanan ke Mesir dengan jalan memutar. Tidak melalui jalan biasa. Istrinya turut menemani perjalanan Musa.

Pada suatu malam Musa dan istrinya tersesat. Tak tahu arah mana yang harus di tempuh untuk meneruskan perjalanan ke Mesir. Di saat itulah ia melihat api yang terang benderang di atas sebuah bukit....

Cerita Cerita Nabi Musa As | Musa Menikah




Kedua orang gadis itu melaporkan apa yang telah dialaminya kepada ayah mereka di rumah. Ayah mereka yaitu Nabi Syu"aib memerintahkan kepada anak gadisnya untuk mengundang Musa ke rumah mereka.

Musa memenuhi undangan itu. Keluarga itu senang melihat kedatangan Musa, sikapnya sopan dan tampak sekali jika ia seorang pemuda berpendidikan dari kalangan bangsawan....

Cerita Cerita Nabi Musa As | Nabi Musa As Meninggalkan Istana


Pada suatu hari Musa berjalan-jalan di kota. la melihat orang Qubti dan orang lsrail sedang berkelahi. Karena keadaan tak seimbang Musa membela orang lsrail. Orang Qubti tidak mau diajak damai. Musa menjadi marah orang itu langsung dipukulnya. Sekali tempeleng orang itu mati.

Ada seorang saksi yang melihat kejadiannya itu. Musa dilaporkan kepada Fir'aun. Setelah Fir'aun tahu bahwa Musa membela orang lsrail ia segera memerintahkan orang untuk menangkap Musa...

Cerita Sejarah Nabi Musa As | Kisah Nabi Musa As

Musa dan Harun sama-sama diutus untuk berdakwah ke negeri Mesir dan mengajak kaum Israil menyembah Allah SWT. Musa dan Harun adalah sama-sama keturunan keempat dari Nabi Ya'qub yang tinggal di Mesir sejak Nabi Yusuf berkuasa di Mesir.



Mesir pada masa itu dikuasai oleh Fir'aun. Kerajaannya luas dan kaya raya. Penduduknya terdiri dari dua bangsa. Yang pertama bangsa asli Mesir yaitu orang Qubti, sedang yang kedua adalah orang-orang Israil yaitu keturunan Nabi Ya'qub....

Cerita Cerita Nabi Syu'aib As | Kisah Nabi Syu’aib As


Nabi Syu'aib diutus di negeri Madyan. Penduduk negeri Madyan sudah lama melupakan ajaran Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul yang diutus sebelumnya. Mereka tidak percaya adanya Allah. Mereka menyembah hutan dan menyembah Aikah yaitu sebidang Padang Pasir yang ditumbuhi pohon dan tanaman. Pada masa itu penduduk Madyan sudah sangat sesat. Kemungkarannya sudah sangat keterlaluan. Kemaksiatan sudah menjadi hal yang biasa mereka lakukan. Dan kebiasaan buruk mereka yang sangat jahat adalah mengurangi takaran atau timbangan dalam berdagang. Inilah kiranya yang harus dihindari para pedagang jaman ini.....