Hari Kiamat adalah hari yang
besar. Hari dimana orang taat dan pelaku maksiat keduanya menyesal. Mereka yang
taat menyesal, kenapa dulu tidak beramal lebih banyak dari apa yang telah
dilakukannya. Pelaku maksiat, sesal mereka adalah sesal yang tak terperi. “Sekiranya
kami dulu mendengarkan dan merenungi, tentu kami tidak menjadi penghuni neraka
ini,” kata mereka.
Ada sebuah kisah, yang mengingatkan
kita akan besarnya pertanggung-jawaban di hari Kiamat. Kisah tersebut tentangsahabat Nabi SAW yang bernama Abu Darda ra. dengan seekor ontanya.
Abu Darda memiliki seekor onta
yang ia beri nama Damun. Tidak pernah ia letakkan suatu barang yang tak mampu
dibawa oleh onta itu. Apabila ada seorang yang meminjam si onta, Abu Darda
berpesan, “Engkau hanya boleh membawa barang ini dan ini padanya, karena ia tak
mampu membawa yang lebih banyak dari itu.”
